• Save

Beramal dan infaq akan menjadi bagian penting tidak hanya untuk di dunia tapi juga untuk di akhirat. Perencanaan dan upaya-upaya yang menunjang hari esok atau di hari akhir (hari dimana ketika kita menghadap Allah SWT) menjadi perhatian.Oleh karena itu, hendaklah kita beramal untuk sesuatu yang akan dipetik di hari akhir.Setelah melakukan perencanaan sebaiknya kita melakukan monitoring dan evaluasi diri untuk terus beramal dengan berorientasi untuk sesuatu yang akan dipetik setelah kita menghadap Allah SWT.Maka dari itu, janganlah kita menjadi orang yang lemah. Orang yang lemah dalah hal ini adalah orang yang jiwanya mengikuti hawa nafsu dan hanya berangan-angan kepada Allah karena jalan menuju surga tidak ditempuh.

Ketika manusia menginjak pada hari kiamat, maka akan ditanya tentang empat perkara. Empat perkara tersebut adalah kesempatan/umur, jasad/fisik, tentang ilmunya dan tentang hartanya. Kemudian harta yang dimiliki itu merupakan harta yang diusahakan dari sesuatu yang halal ataukah dari sesuatu yang haram, lalu harta tersebut digunakan untuk memuaskan hawa nafsu atau digunakan untuk di jalan Allah (memberi makan keluarga atau fakir miskin). Kesempatan yang dimiliki sebaiknya digunakan untuk sebanyak-banyaknya melakukan kebajikan.

Bersyukur akan menjadi obat ketika kita mau mencoba untuk bermuhasabah.  Allah selalu mengingatkan bahwa ketika manusia mau bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat yang lebih baik dan keberkahan dari nikmat yang Allah berikan tersebut. Sebaliknya, jika kita ingkar kepada Allah maka manusia harus sadar bahwa azab Allah itu sungguh pedih.

Oleh karena itu, evalusi kita wujudkan dalam bentuk 4 poin:

Pertama, kita coba sempurnakan amalan utama kita (dan harus terus di evaluasi) yaitu sholat. Karena amalan manusia yang pertama kali akan dihissab pada hari kiamat adalah amalan sholatnya. Jika ternyata sholatnya baik, maka orang tersebuat akan beruntung dan sukses. Namun jika amalah sholatnya tidak baik, maka dia akan merugi dan menyesal. Namun Rasulullah memberikan guidance jika amalan sholat fardhu nya ada kekurangan sedikit2 maka akan ditutupi dengan amalan sunnah nya.

Kedua, melakukan kewajiban infaq, baik infaq wajib maupun infaq sunnah. Infaq wajib disini adalah zakat. Sedangkan infaq sunnah adalah infaq yang jumlahnya disesuaikan dengan kemampuan kita. Wakaf adalah infaq sunnah yang nilainya tinggi dihadapan Allah yaitu amal yang nilainya tidak akan terputus sampai orang tersebut menghadap Allah.

Ketiga, mendekatkan diri dengan Al Quran karena Al Quran lah yang akan memberi syafaat kita di hari kiamat kelak.

Dan yang keempat adalah menjaga hubungan baik dengan keluarga dan masyarakat sekitar kita. Bagaimana aspek sosial kita itu baik, karena Islam menegakkan tidak hanya hubungan dengan Allah saja yang harus baik tetapi juga hablum minannas itu menjadi ukuran seseorang itu baik atau buruk.

  • Save

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *